TAPIN – Tim Penyuluhan Karhutla Markas Besar (Mabes) TNI menggelar edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin pada Jumat (18/9/2026).
Tim mengingatkan bahwa pencegahan efektif harus dilakukan sejak dini dengan keterlibatan masyarakat desa agar api tidak meluas.
Penyuluhan diadakan di Kantor Desa Binderang, dipimpin Kolonel Inf Wildan Bahtiar, bersama Kolonel Czi Herry Wibowo dan Kapten Arm Zaenal Fikri selaku narasumber.
Ikut hadir Kepala Desa Binderang beserta perangkat desa, Danpos Koramil 1010-07/Piani, para ketua RT dan RW, Ketua BPD, perwakilan pemadam kebakaran serta relawan.
Kolonel Inf Wildan Bahtiar menjelaskan bahwa masyarakat memegang peranan penting karena mereka paling dekat dengan lingkungan yang rawan kebakaran dan dapat melihat tanda-tanda awal.
“Jangan menunggu api besar baru bergerak. Kalau melihat ada tanda-tanda kebakaran atau ada aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, segera saling mengingatkan dan laporkan kepada pihak terkait,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dampak karhutla tidak hanya kerusakan lahan; asap mengganggu aktivitas masyarakat dan kerusakan lingkungan terasa lama.
Wildan mengajak warga Binderang menjaga lingkungan melalui perilaku sederhana di sekitar tempat tinggal dan lahan masing-masing.
“Yang kita jaga hari ini bukan hanya untuk kita. Ada anak cucu yang akan hidup dan memanfaatkan lingkungan ini. Jadi, mari kita sama-sama menjaga agar jangan sampai api muncul karena kelalaian kita,” katanya.
Kapten Arm Zaenal Fikri memaparkan langkah-langkah preventif yang dapat diambil masyarakat, termasuk menghindari pembakaran pada lahan kering dan segera melaporkan bila menemukan titik api.
Ia menekankan bahwa kondisi lahan kering memudahkan penyebaran api sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan.
“Jangan menganggap pembakaran kecil tidak akan menjadi masalah. Di kondisi seperti sekarang, api bisa cepat merambat. Kalau melihat api, jangan panik, tetapi segera lakukan langkah yang aman dan koordinasikan dengan aparat desa, Babinsa maupun petugas terkait,” jelasnya.
Selain paparan, warga diberi kesempatan menyampaikan kondisi lapangan dan kendala yang mereka temui dalam suasana diskusi akrab.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan karhutla dari tingkat desa karena masyarakat sering menjadi pihak pertama yang mendeteksi dan melaporkan potensi kebakaran sebelum petugas hadir.
Tim Mabes TNI mengimbau warga Binderang agar proaktif mencegah kebakaran di lingkungan masing-masing, tidak hanya bereaksi saat kebakaran berlangsung.(1010)












Leave a Reply