SIMEULUE – Perubahan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu hal yang diperhatikan Serda Muhar Sipin saat berkomunikasi dengan pedagang sembako di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Sabtu (10/10/2026). Babinsa Koramil 02/Simeulue Tengah, Kodim 0115/Simeulue, Korem 012/TU, itu turun langsung untuk memantau perkembangan harga sekaligus mengetahui kondisi keamanan di lingkungan tempat warga bertransaksi.
Interaksi dengan pedagang dan pembeli dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai harga sejumlah bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari. Percakapan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk mendengar keluhan maupun aspirasi warga terkait kondisi perdagangan di tingkat lokal.
Serda Muhar Sipin mengatakan, pemantauan langsung merupakan bagian dari peran aparat kewilayahan dalam menjalin komunikasi dan memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat. Informasi dari pedagang maupun pembeli dapat membantu memberikan gambaran mengenai perkembangan harga serta kenyamanan warga saat berbelanja.
“Dengan turun ke pasar tersebut, tentunya dapat membuka komunikasi kita dengan pedagang serta pembeli, baik itu soal harga hingga kenyamanan saat belanja di pasar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau para pedagang agar mempertimbangkan kondisi masyarakat ketika terjadi gejolak harga. Menurutnya, kenaikan harga perlu disikapi secara wajar dan tidak dilakukan secara drastis sehingga tidak semakin membebani pembeli.
“Di dalam berinteraksi dengan para pedagang dan pembeli yang ada di pasar tradisional atau kios, kami menyarankan kepada pedagang supaya tidak menaikkan harga secara drastis jika terjadi gejolak atau lonjakan harga. Meski ada beberapa bahan sembako yang naik, itu masih dalam tahapan normal,” imbuhnya.
Beberapa komoditas yang disebut mengalami kenaikan belakangan ini antara lain cabai, bawang merah, daging sapi, minyak goreng, dan beras. Pemantauan terhadap barang-barang tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan harga yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Serda Muhar Sipin menegaskan, komunikasi dengan pedagang dan pembeli tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga menjadi cara untuk menyerap aspirasi warga. Informasi yang diperoleh di lapangan diharapkan dapat membantu Babinsa memahami persoalan yang berkembang di wilayah binaan, khususnya terkait kebutuhan pokok dan aktivitas ekonomi masyarakat.(0115).























