ACEH BARAT – Untuk mengukur kebugaran prajurit, Kodim 0105/Aceh Barat menyelenggarakan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II pada Rabu (29/10/2026) di Lapangan Hasanuddin Kompi Senapan A Yonif 116/GS, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, dengan pengawasan Tim Asistensi Jasrem 012/TU.
Sebelum pelaksanaan tes, Pasi Pers Kodim 0105/Aceh Barat, Kapten Inf Junaidi, melakukan pengecekan terhadap personel. Tim medis dari RS TK IV IM 07.02 TU Denkesyah IM 04.02 Meulaboh memeriksa kondisi kesehatan awal peserta seperti tekanan darah dan denyut nadi, serta menyiagakan satu unit ambulans untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat selama kegiatan.
Kapten Inf Junaidi mengingatkan agar prajurit mengikuti seluruh tahapan tes dengan tertib dan sungguh-sungguh, sekaligus memperhatikan keselamatan sesuai kemampuan fisik masing-masing.
“Laksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan serius, namun tetap utamakan faktor keamanan. Kenali kemampuan fisik masing-masing dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan,” tegasnya.
Materi pengujian meliputi Kesegaran Jasmani A berupa lari selama 12 menit dan Kesegaran Jasmani B yang terdiri dari pull-up, push-up, sit-up, serta shuttle run untuk mengukur kemampuan jasmani prajurit sesuai materi tes yang ditetapkan.
Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menegaskan bahwa Garjas periodik bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari pembinaan personel untuk memelihara kesiapan fisik dan mendukung profesionalisme prajurit.
“Setiap prajurit dituntut untuk terus membina fisik agar tetap prima, karena kemampuan jasmani merupakan modal utama dalam menunjang keberhasilan tugas pokok yang semakin kompleks,” tegas Dandim.
Selain menjadi sarana evaluasi kebugaran, hasil Garjas juga menjadi salah satu aspek pendukung dalam administrasi Usulan Kenaikan Pangkat (UKP), pendidikan, dan program pembinaan personel lainnya. Dandim berharap kegiatan ini mendorong prajurit untuk menjaga pola hidup sehat serta berlatih secara disiplin dan konsisten.
“Fisik yang prima akan mendukung pelaksanaan tugas secara optimal. Karena itu, setiap prajurit harus mampu mengimplementasikan nilai PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Dengan jasmani yang sehat dan kemampuan yang terpelihara, prajurit akan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” pungkasnya.(0105).






















