SUKOHARJO – Uap teh hangat melayang di meja kayu, gorengan berpindah tangan, dan tawa menggema, sehingga susah membedakan antara komandan, polisi, atau anggota Linmas yang tengah berkumpul di sebuah warung desa.
Suasana itu terbentuk ketika pekerjaan pembangunan talut dihentikan sebentar untuk istirahat. Percakapan seputar perkembangan proyek dan cerita keseharian warga membuat kedekatan antar pihak muncul secara alami.
Bhabinkamtibmas Desa Parangjoro menilai momen santai ini menguatkan hubungan antarpersonel sehingga komunikasi di lapangan menjadi lebih mudah. Raharjo dari Linmas menyatakan kebanggaannya duduk bersama dan merasakan kebersamaan tersebut.
Peristiwa itu berlangsung Selasa (4/8/2026) di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, saat pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Warung kecil milik Sunardi menjadi tempat berkumpul yang mempersatukan berbagai unsur dalam tujuan bersama.
Secangkir teh dan hidangan sederhana itu menyimpan makna yang lebih besar daripada sekadar jeda kerja; kebersamaan yang terjalin dijadikan fondasi sosial yang diharapkan berkelanjutan setelah pembangunan desa selesai.
(Red/Ap)












Leave a Reply