Palangka Raya – Tim Karhutla Mabesad melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi tentang dampak sosial serta edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara video conference (vicon), Senin (21/9/2026). Kegiatan berlangsung di Posko Karhutla Istana Isen Mulang (Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah), bekerja sama dengan Tim Teknis Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan dipimpin Mayor Arm Istachori, S.H., didampingi Kapten Cba Supriyono, Kapten Arm Mashudi, dan Kapten Inf Sunardiyo. Melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Tim Karhutla Mabesad memberikan penyuluhan kepada para guru serta siswa-siswi SMA mengenai bahaya dan dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, kehidupan sosial, dan aktivitas masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah Karhutla sejak dini, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta turut menyebarluaskan informasi pencegahan Karhutla di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan turut dihadiri Ryanto, Ade Pandu, Andre Dwi Hartanto, M. Syarief, Bayo Prakoso, dan Candra Darusman dari unsur Dinas Pendidikan.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan para guru dan pelajar dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla. Edukasi kepada generasi muda merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Kalimantan Tengah yang aman dan bebas dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.












