Palangka Raya – Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabesad melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan Karhutla pada acara Pentas Kesenian Jaranan Suro Wijoyo di Jalan Bondol 1, Blok A, KM 08, Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 400 orang.
Di tengah berlangsungnya pentas kesenian, Tim Penyuluh Karhutla Mabesad memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla dan dampak kabut asap terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas masyarakat. Warga juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan yang rawan terbakar.

Tim mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat sebelum kebakaran meluas.
Melalui sosialisasi yang dipadukan dengan kegiatan seni dan budaya tersebut, diharapkan pesan pencegahan Karhutla dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Tim Penyuluh Karhutla Mabesad mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga Palangka Raya dan Kalimantan Tengah agar tetap aman dari kebakaran hutan dan lahan serta terbebas dari kabut asap.












Leave a Reply