Kapuas – Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabesad yang dipimpin Brigjen TNI Tornado, S.Sos., M.M. terus menggencarkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. Kali ini, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Timpah, Jalan Lintas Palangka Raya–Buntok KM 123, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Selasa (22/9).
Kegiatan tersebut diikuti Camat Timpah, perwakilan Kecamatan Kapuas Tengah, Mandau Talawang, Pasak Talawang dan Kapuas Hulu, para kepala desa se-Kecamatan Timpah, Danramil Timpah, Sei Hanyu dan Kapuas Tengah, Kapolsek Timpah, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Timpah, Damang, Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat Kecamatan Timpah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menangani Karhutla hingga tingkat kecamatan dan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Hendro Gunawan, S.Pd., M.A.P. menyampaikan materi mengenai pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif melakukan deteksi dini dan menjaga lingkungan masing-masing, terutama pada wilayah yang rawan terbakar.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabesad berharap terbangun kesadaran dan kepedulian bersama bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, aparat kecamatan dan desa, tokoh adat, relawan MPA serta masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mencegah meluasnya kebakaran sekaligus menjaga lingkungan dan kualitas udara di Kalimantan Tengah.




















