GROGOL, SUKOHARJO – Kekhawatiran warga Dukuh Sudimoro saat musim hujan perlahan sirna. Pembangunan talud penahan tanah yang dikerjakan bersama oleh Linmas, warga, dan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo menjadi jawaban atas ancaman longsor.
Sejak pagi, semangat gotong royong terlihat tanpa sekat. Batu kali disusun rapi, adukan semen terus mengalir, sementara warga lainnya bergantian mengangkut material. Suasana itu menghadirkan keyakinan bahwa kekuatan desa lahir dari kebersamaan.
Rabu (29/7/2026), talud sepanjang 50 meter dengan tinggi sekitar 1,5 meter terus dibentuk di titik rawan longsor. Keberadaannya diharapkan mampu menjaga badan jalan tetap kokoh sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Pak Suroso, anggota Linmas Dukuh Sudimoro, mengatakan jalan tersebut berkali-kali mengalami pengikisan saat musim hujan. Menurutnya, talud menjadi perlindungan penting agar tanah penyangga tidak mudah runtuh dan jalan tetap aman digunakan.
Bagi warga seperti Pak Darmo, pekerjaan itu bukan sekadar menyusun batu. Ia melihatnya sebagai investasi keselamatan bagi seluruh masyarakat desa yang setiap hari menggantungkan mobilitas pada akses jalan tersebut.(Red/Js).












Leave a Reply