Anjangsana Tim Mabes TNI di Tapin Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla

TAPIN – Tim Penyuluhan Karhutla dari Markas Besar TNI melaksanakan anjangsana dan sosialisasi bersama Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin di Kantor Satpol PP dan Damkar, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin pada Kamis (17/09) untuk memperkuat upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kegiatan dipimpin Kolonel Inf Wildan Bahtiar, yang didampingi Kolonel Czi Herry Wibowo serta Kapten Arm Zaenal Fikri. Hadir mendukung acara Kasat POL-PP Kabupaten Tapin Mudo Harjono, SE, MM., Sekretaris Hendriyanoor Efendi, S.Kep., Ners., MM., Kabid Damkar Kabupaten Tapin Idi Amin Azis, SH., Plt. Kasi Penanganan Kebakaran Kabupaten Tapin Akhmad Riza Hidayat, serta Babinsa Koramil 1010-01/Bungur Sertu Suardi.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Wildan Bahtiar menguraikan bahaya, dampak, dan urgensi penanganan Karhutla secara menyeluruh dan terpadu. “Karhutla bukan sekadar masalah lingkungan — ia adalah ancaman nyata bagi kesehatan, penghidupan, dan ketahanan wilayah kita. Asap yang meluas tidak mengenal batas wilayah, dan kerusakan yang ditimbulkan memakan waktu puluhan tahun untuk pulih kembali. Seringkali kebakaran bermula dari hal yang dianggap sepele, seperti pembakaran lahan yang tidak diawasi, lalu berkembang menjadi bencana yang melahap hutan dan pemukiman. Karena itulah pencegahan harus dilakukan sejak dini, di setiap pelosok desa, di setiap keluarga, dan oleh setiap warga,” ujarnya.

Ia menegaskan pencegahan melalui edukasi dan pengawasan merupakan langkah utama. “Jangan pernah menunggu sampai lahan terbakar baru kita bergerak. Edukasi, pengawasan, dan teguran dini adalah senjata paling ampuh yang kita miliki. Setiap warga yang sadar adalah satu prajurit pelindung alam, dan setiap aparat yang sigap adalah benteng yang tak dapat ditembus api,” tambahnya.

Kolonel Inf Wildan Bahtiar juga menekankan perlunya keterpaduan antarunsur agar respons terhadap potensi kebakaran dapat segera dilakukan. “TNI tidak berdiri sendiri, begitu pula Satpol PP dan Damkar — kita adalah satu kesatuan kekuatan yang saling melengkapi. Jika ada potensi kebakaran, informasi harus mengalir cepat; jika api sudah menyala, kekuatan harus bergerak serentak. Tidak boleh ada keterlambatan, tidak boleh ada saling tunggu. Bumi Tapin ini adalah milik kita bersama, dan menjaganya adalah tugas suci yang harus kita emban dengan kesetiaan penuh. Jika kita bersatu, tidak ada api yang sanggup mengalahkan kita,” tegasnya.

Kasat POL-PP Kabupaten Tapin Mudo Harjono, SE, MM. memberikan sambutan hangat atas kehadiran Tim Mabes TNI dan menilai langkah itu memperkuat koordinasi serta kesiapsiagaan jajarannya. “Kami menyambut baik kehadiran Tim Mabes TNI yang secara langsung turun ke lapangan memperkuat koordinasi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir dan peduli terhadap keselamatan wilayah kami. Bersama-sama, kami akan memastikan setiap langkah pencegahan maupun penindakan dilakukan dengan tegas, teratur, dan berkesinambungan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan ini, karena kami sadar bahwa menjaga bumi Tapin tetap hijau dan aman adalah tanggung jawab mulia yang harus kita emban bersama,” Ungkapnya.

Anjangsana berlangsung hangat dan produktif, peserta bertukar pandangan soal kondisi lapangan, kendala, dan langkah strategis yang dapat diselaraskan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan Karhutla, menegaskan sinergi TNI dan pemerintah daerah sebagai kekuatan utama dalam menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kelestarian alam.(1010)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *