Palangka Raya – Ketua Tim Sosialisasi Mabesad Brigjen TNI Zulkifli, S.I.P., M.A.P., M.M., melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Tim Mabes TNI, Dewan Adat Dayak (DAD), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, bertempat di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (23/9).
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Zulkifli menyampaikan bahwa Tim Sosialisasi Mabesad telah melaksanakan kunjungan ke sejumlah wilayah yang menjadi sasaran, di antaranya Kabupaten Pulang Pisau dan Gunung Mas. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memperoleh berbagai informasi terkait langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, masih terdapat berbagai aspirasi dan masukan masyarakat yang perlu diakomodasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Oleh karena itu, FGD diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan, sehingga berbagai langkah yang telah dilakukan dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, serta stakeholder lainnya menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, bertukar informasi, serta menyerap saran dan masukan dari berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Brigjen TNI Kris Doni Indriarto, S.I.P., Brigjen TNI Eko Putra Hadi Prasetyo, S.H., M.H., M.PaCS., Asisten II Sekda Kalteng Anang Dirjo, S.P., M.M., Ketua Harian DAD Provinsi Kalteng Prof. Dr. Andrie Elia Embang, S.E., M.Si., Ketua MUI Provinsi Kalteng Prof. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag., Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, S.Sos., M.A.P., Brigjen TNI Kris Doni, Brigjen TNI Eko Prasetya, Sekretaris DAD Provinsi Kalteng Yulindra Dedi, S.STP., M.Si., serta unsur TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan yang diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla di Kalimantan Tengah.






















